Bonek berulah lagi

Menyaksikan beberapa acara berita akhir-akhir ini rasanya kita sebagai warga negara Indonesia turut sedih, marah, dan kesal. Citra sepakbola Indonesia yang sudah jelek, makin jelek dengan adanya kerusuhan di Surabaya.

Aku adalah penggemar sepakbola. Ada acara sepakbola dengan klub tertentu yang bermain, dipastikan aku menonton. Tidak terkecuali dengan sepakbola lokal. Dan aku akan berusaha untuk selalu melihat perkembangan Tim Nasional Indonesia di pentas Dunia.

Bonek RusuhDan sudah menjadi langganan sepertinya, bahwa suporter sepakbola paling berbahaya adalah Bonek Surabaya. Selalu saja membuat masalah. Aku ingat beberapa tahun yang lalu, ketika aku masih bekerja di Jakarta yang dekat dengan stadion utama Senayan. Sore itu rencananya Persebaya akan bermain entah melawan siapa. Para Bonek dengan tampang seramnya, main comot makanan yang dijual di depan gedung kantor. Dan mereka berulah seperti itu seakan-akan itu kepunyaan mereka.

Faktor apa saja sih yang membuat bonek Surabaya berani menghalalkan berbagai cara untuk menumpahkan kekesalan karena tim mereka tidak lolos ke babak berikutnya?

Berani karena ramai

Hal utama yang paling memacu adanya kerusuhan adalah keberanian untuk berbuat. Dan rasa berani ditimbulkan ketika kita punya banyak teman yang turut serta. Berbekal pengalamanku waktu STM (pada jamanku, STM identik dengan clurit dan tawuran), memang sangat terasa. Ketika jalan beramai-ramai, rasanya kami adalah raja. Apapun yang kami lakukan adalah benar. Bahkan aku yang dulunya adalah pemalu *catet* sampai berani untuk berbuat diluar dugaanku sendiri.

Solusi: Persebaya dilarang ditonton dan dilarang melakukan pertandingan di Surabaya

Tingkat pendidikan

Aku termasuk orang yang percaya, jika taraf pendidikan seseorang berbanding lurus dengan emosional dan karakter seseorang. Orang-orang yang punya pendidikan tinggi biasanya memandang segala sesuatu dengan tolak ukur kegunaan. Semua keputusan harus diperhitungkan masak-masak.

Orang yang punya taraf pendidikan rendah biasanya memandang segala sesuatu untuk saat itu juga. “Besok ya besok, sekarang ya sekarang, emang gw pikirin besok”. Intinya, mereka berfikir langsung tanpa mempertimbangkan baik dan buruknya.

Solusi: Biasanya juga, yang mempunyai tingkat emosional sangat tinggi adalah orang-orang yang masih dalam taraf beranjak dewasa. Mungkin yang boleh menonton sepakbola HANYA orang-orang yang sudah di atas 23 tahun.

Koordinasi

Mana suporter yang paling berkesan? Arema Malang. Dulu, aremania tidak ada beda dengan para Bonek Surabaya. Sekarang justru menjadi suporter paling sportif. Mereka berkoordinasi dengan sebuah perkumpulan, dan antara satu dengan anggota lain saling kenal. Selain itu mereka juga bisa lebih behave dan tidak cepat panas. Dugaan awal, mungkin karena iklim Malang yang Dingin! Hihihi… :D

Solusi: Persebaya bukannya tanpa organisasi resmi. Tapi dominasi organisasi resmi itu rasanya kurang dan tidak merakyat. Mungkin bisa berdiskusi dengan para Aremania bagaimana mengatasi hal ini. Karena memang mereka punya pengalaman dengan hal ini.

Penyelesaian cara-cara ekstrim

Kadang, jika memang cara-cara di atas masih belum saja bisa meminimalkan aksi bonek Surabaya, maka cara-cara yang sangat tidak wajar juga diperlukan sebagai bahan pertimbangan lain.

1. Persebaya, dan klub sepakbola dari Surabaya DILIBURKAN

Memang, tidak hanya suporter dari Surabaya saja yang berulah. Tapi terbukti, Bonek Surabaya memang rajanya dalam hal berulah. Bahkan, sekitar stadion Tambak Sari meliburkan diri ketika Persebaya bertanding karena takut terjadi apa-apa. Dan, orang-orang Surabaya pun tidak menyenangi aksi mereka.

Wajah persepakbolaan kita rasanya tidak akan pernah habis dengan ulah Bonek. Untuk itu PSSI harus menutup kemungkinan Bonek berulah lagi dengan meliburkan Persebaya dan klub-klub lain dari Surabaya selama beberapa tahun. Yang jelas harus lebih dari 2 atau 3 tahun!

2. Tembak kakinya!

Buat petugas keamanan, mungkin dengan menembakkan peluru karet ke kaki para Bonek rasanya terlalu ekstrim. Tapi memang harus sedikit ekstrim agar mereka jera. Bukan malah ikut-ikut melemparkan batu ke arah mereka. Kalian menjaga keamanan atau mau tawuran?

Banyak orang yang pesimis dengan prestasi persepakbolaan Indonesia, tapi mungkin akulah yang agak condong ke arah optimis ketika tahu Piala Dunia di bawah usia 12 tahun, Indonesia menjadi juara keempat. Bagiku itu menjadi titik awal kebangkitan. Semoga terus berlanjut.

Piala Asia sudah di depan mata, dan harapan kita tentu saja Indonesia bisa berbicara lebih. Walaupun memang agak sulit untuk mencapai juara. Tapi aku cukup optimis dengan prestasi yang bisa dicapai tim Nasional nantinya. Semangat!

Oh, iya, beberapa hari yang lalu, ketika aku melakukan pembicaraan dengan orang Kroasia, sempat terlontar masalah sepakbola. Kira-kira seperti ini dialog singkat itu. Huruf D itu aku dan huruf M bernama Marko.

D: I don’t know about Croatia but only the your football team. I was fans of Davor Suker.
M: Yes, but i’am sorry, i don’t know anything about Indonesia. Specially your football team. Is your football team really exist?
D: *spechless*

Foto oleh detikcom, diambil tanpa ijin

Install 2 Antivirus atau lebih dalam 1 Komputer

Beberapa kali muncul komentar atau pertanyaan tentang bagaimana jika kita menginstall 2 Antivirus atau lebih dalam satu komputer. Sebagian kita mungkin menyimpulkan dengan hal itu komputer akan lebih aman dari virus, dan sebagian yang lain mungkin memberikan pendapat bahwa itu tidak perlu.

Bagaimana sebaiknya ? apakah kita perlu menggunakan 2 antivirus atau lebih dalam satu komputer ? Berikut sedikit ulasan mengenai hal tersebut.

Sebenarnya jika tidak begitu diperlukan, tidak disarankan menginstall 2 Antivirus atau lebih, kecuali mungkin dengan antivirus lokal yang sekedar untuk membersihkan virus saja (scan manual). Dari vendor antivirus sendiri biasanya juga menyarankan untuk menggunakan satu antivirus saja.

Perlu Dipertimbangkan

Jika memang ingin menginstall 2 antivirus atau lebih dalam satu komputer, mungkin harus dipertimbangkan beberapa hal seperti :

  • Spesifikasi Komputer, pastikan CPU dan Memory (RAM) cukup. Bisa melihat kebutuhan minimal atau yang disarankan dari masing-masing antivirus.
  • Pengguna bisa menangani jika dua-duanya mendeteksi virus. Selengkapnya bisa dibaca bagian “Bagaimana jika 2 Antivirus sama-sama mendeteksi virus”
  • Kecocokan antara antivirus satu dan lainnya. Jika antivirus sudah memberikan peringatan tidak bisa atau tidak cocok dengan antivirus tertentu, maka jangan dipaksakan.
  • Mana yang akan di berikan prioritas yang lebih tinggi.
  • Dan mungkin juga perlu di baca informasi/penjelasan masing-masing antivirus.

Beberapa Antivirus yang bisa berjalan Bersamaan

Ada beberapa antivirus yang kadang bisa berjalan bersamaan dalam satu komputer dan tidak begitu bermasalah, kecuali mungkin pemakaian Memory / CPU yang bertambah. Dari pengalaman saya sendiri, pernah mencoba AVG Free Edition bagi versi 7.5 atau 8.0 dengan Avira 8.0 Free dan tidak mengalami masalah. Begitu juga ketika menambah Avast 4.8 Home Edition ( Free ). Bahkan pernah mencoba ketiga-tiganya dan tidak menimbulkan masalah ke sistem, hanya saja kerja komputer terasa sangat lambat.

Demikian juga ketika mencoba avira dengan Rising antivirus free edition, bisa berjalan tanpa masalah pada sistem, juga Bit Defender 10 Free Edition dan Avira. tetapi ketika mencoba Kaspersky 2009, ternyata tidak bisa di install jika ada antivirus Avira, kemungkinan juga dengan antivirus lainnya. Untuk antivirus-antivirus lainnya belum pernah dicoba.

Bagaimana jika 2 Antivirus sama-sama mendeteksi virus

Ketika ada 2 antivirus atau lebih dan di install di komputer, hal ini bisa dan sangat mungkin terjadi. Dan kadang hal ini bisa menimbulkan masalah, karena jika virus terdeteksi biasanya antivirus akan mengunci virus (file) tersebut, sehingga tidak bisa diakses, di jalankan atau bahkan di hapus manual.

Mungkin terjadi ketika antivirus akan menghapus atau memasukkan ke karantina, tidak berhasil/gagal karena virus tersebut di lock (dikunci) aksesnya oleh antivirus lainnya. Jika ini terjadi, maka bisa salah satu antivirus di non aktifkan terlebih dahulu, baru yg lain menghapus atau memasukkan ke karantina. Meskipun bisa saja tidak berhasil dan antivirus masih tetap mengunci file tersebut.

Masih Ingin tetap menginstall 2 Antivirus ?

Jika ingin tetap mempertahankan menginstall 2 antivirus atau lebih, tetapi khawatir akan crash, error, konflik, kerja komputer lambat dan sebagainya, bisa di siasati dengan hanya mengaktifkan satu antivirus saja. Maksudnya ?

Tiap antivirus biasanya mempunyai menu yang bekerja aktif memonitor komputer setiap saat, seperti : Active guard, Real time guard, Proactive defense, Resident shield, Resident Protection dan sebagainya. Untuk mencegah konflik dan mengurangi beban komputer maka bisa dilakukan dengan hanya mengaktifkan fitur tersebut untuk satu antivirus saja. Sedangkan antivirus lainnya dimatikan (tidak diaktifkan), jadi hanya dipakai untuk melakukan scan manual jika diperlukan saja.

Atau bisa juga dengan mematikan fitur autorun atau mencegah antivirus otomatis berjalan dengan windows, bisa di diatur melalui program seperti Autoruns. Disana akan terlihat antivirus apa yang berjalan ketika windows start (booting). Tetapi dengan autorun saja kadang tidak cukup, karena antivirus bisa mengaktifkan dirinya melalui service windows ( Bisa dicek di menu Control Panel > Administrative Tools > Services)

Pengalaman juga penting

Ini juga mungkin bisa di jadikan pertimbangan, yaitu pengalaman orang lain yang pernah menginstall 2 antivirus atau lebih dalam satu komputer. Jika teman-teman ada yang pernah menggunakan dua antivirus atau lebih silahkan memberikan masukan/komentar. Entah pernah ada masalah atau tidak, sehingga bisa saling melengkapi dan menjadi ilmu bagi kita.

Lisensi Gratis Avira Antivir Premium dan Security Suite

Meskipun hanya 3 bulan, tetapi tidak ada salahnya di gunakan, mengingat Avira termasuk salah satu Antivirus dengan kemampuan mendeteksi yang cukup bagus. Kemudian ada beda antara versi premium dan security suite, termasuk free edition ? Berikut selengkapnya

Perbedaan Avira Antivir Personal (Free Antivirus), Premium Edition, dan Security Suite

Avira Antivir Personal – Free Antivirus

  • AntiVir protection against viruses, worms and Trojans
  • AntiDialer protection against expensive dialers
  • AntiRootkit protection against hidden rootkits
  • Faster Scanning up to 20% faster
  • New User Interface
  • AntiPhishing protection against phishing

Avira Antivir Premium
Semua fitur Avira Antivir Personal diatas ditambah fitur sebagai berikut :

  • AntiSpyware protection against spyware and adware
  • WebGuard protection against malicious websites
  • AntiDrive-by stops malware downloads while surfing
  • RescueSystem creates a bootable rescue CD
  • Enhanced email protection for POP3 and SMTP
  • Fast Premium update server

Avira Antivir Security Suite
Semua fitur Avira Premium, ditambah fitur sebagai berikut :

  • AntiSpam filters out unwanted and phishing emails
  • FireWall protection against hackers
  • GameMode uninterrupted game play
  • Backup-System saves your important data
  • AntiBot prevents dangerous bot networks

Perbedaan Avira Antivir Personal (Free Antivirus), Premium Edition, dan Security Suite

Avira Antivir Personal – Free Antivirus

  • AntiVir protection against viruses, worms and Trojans
  • AntiDialer protection against expensive dialers
  • AntiRootkit protection against hidden rootkits
  • Faster Scanning up to 20% faster
  • New User Interface
  • AntiPhishing protection against phishing

Avira Antivir Premium
Semua fitur Avira Antivir Personal diatas ditambah fitur sebagai berikut :

  • AntiSpyware protection against spyware and adware
  • WebGuard protection against malicious websites
  • AntiDrive-by stops malware downloads while surfing
  • RescueSystem creates a bootable rescue CD
  • Enhanced email protection for POP3 and SMTP
  • Fast Premium update server

Avira Antivir Security Suite
Semua fitur Avira Premium, ditambah fitur sebagai berikut :

  • AntiSpam filters out unwanted and phishing emails
  • FireWall protection against hackers
  • GameMode uninterrupted game play
  • Backup-System saves your important data
  • AntiBot prevents dangerous bot networks

Dimana Mendapatkannya ?

Promosi Lisensi Gratis Avira Antivir Premium untuk 3 bulan
https://license.avira.com/en/promotion-6dl7vtc3unbw2mzefr1b?id=5xJVVxx5Os

Promosi Lisensi gratis Avira Antivir Security Suite untuk 3 bulan
https://license.avira.com/en/promotion-hylm9fbv7chaxs8zbl83

Isikan saja di form Salutation, First Name, Last Name, Email address dan Country. Jika email sudah pernah digunakan, maka bisa digunakan email lainnya. Setelah semua di isi, maka klik “Request License Now”, maka lisensi tersebut akan dikirm ke email yang sudah dituliskan diatas.

Jika tidak ingin membuka email, kita bisa langsung download lisensinya (HBEDV.KEY), setelah klik Request diatas. Atau buka menu My Account > License Overview. Lisensi ini akan digunakan ketika kita menginstall Avira Premium atau Security Suite ( sesuai yang dipilih sebelumnya)

COD Modern Warfare 2: Counter strike modern


Mungkin bagi kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Counter strike atau bahasa kerennya “CS”. Tapi masak kita harus melulu memainkan game jadul tersebut ya ngak.., apalagi banyak game-game sekarang yang memiliki genre dan gameplay yang hampir sama, salah satunya ya ini.

Melanjuti kesuskesan Call of Duty 4 : Modern Warfare, dengan Gameplay yg sinematik, kita di buat tercengang, dengan serangkaian alur cerita seperti menonton film action dan membuat kita serasa berada didalamnya dengan kompleksitas petualangan Sergeant “Soap” MacTavish di Modern Warfare. Activision lalu memutuskan untuk mengeluarkan sekuel langsung bagi game FPS yang satu ini yaitu Call of Duty: Modern Warfare 2. Modern warfare 2 merupakan kelanjutan dari cod4: Modern Warfare,karena itu ada beberapa hal baru bisa dimengerti jika kita memainkan seri sebelumnya.

Gameplay
Modern Warfare 2 bersetting 5 tahun setelah akhir cerita Call Of Duty 4 melalui perjuangan dari Marines dan SAS. Peperangan kini kembali melanjutkan perlawanan terhadap ancaman Ultranasionalis Rusia yang kali ini datang lewat kepemimpinan Vladimir Makarov. ultranasionalis merebut kekuasaan Rusia dan menyatakan Zakhaev adalah seorang pahlawan dan martir. Sementara itu, Vladimir Makarov, salah satu mantan letnan Zakhaev, memulai teror terhadap Eropa dengan melakukan sejumlah serangan.


Permainan dimulai di Afghanistan, di mana US Army Ranger Pvt. Joseph Allen membantu mengambil kota Afghanistan dari pasukan militan. Jenderal Sheperd merekrut Allen sebagai agen CIA dan menempatkan dia di organisasi Makarov sebagai agen rahasia yang menyamar sebagai Alexai. Sementara itu, Soap dan Roach menyusup ke Pangkalan Udara Rusia. Padai awal2 permainan km akan menaiki mobil dan mengendalikan turret, setelah para prajurit bersorak atas pengeboman di area musuh yg menghalangi perjalanan. namun para musuh cukup pintar dengan bersembunyi dibalik2 kerumunan rakyat sipil, sehingga mengharuskan kita untuk tidak gegabah dalam melakuan serangan.

Selama Single Player, kamu akan memainkan beberapa karakter yang menitikberatkan pada peranan Sgt. Gary “Roach” Sanderson, seorang anggota elit, satuan komando multinasional yang dikenal sebagai Satuan Tugas 141 dan Pvt. James Ramirez anggota kesatuan 1st Battalion 75th Ranger yang ditempatkan di Amerika Serikat, sebagai karakter pemain selama membela pantai timur AS pada invasi Rusia. Karakter dalam Call of Duty 4, Sgt. “Soap” MacTavish, kembali sebagai karakter non-playable untuk sebagian besar permainan, tetapi sekali lagi dia menjadi karakter pemain di misi terakhir. Dalam 5 tahun sejak Call of Duty 4, dia telah dipromosikan menjadi kapten dalam Special Air Service. dan memerintah sebagian besar Satuan tugas operasi di lapangan juga merupakan perwira atasan Sanderson.


Menjadi sebuah ciri khas Modern warfare dimana dibutuhkan teamwork dalam menjalankan berbagai misi

Pertama dan terpenting adalah sensasi single-playernya. Anda akan segera merasakan improvisasi gameplay ketika Anda dilemparkan ke jalan-jalan yang ramai Rio de Janeiro’s favela, es-capped pegunungan di Kazakhstan, jalan-jalan berdebu Afghanistan, dan tempat-tempat lainnya yang tak terduga. Dengan perjalanan kamu di dalam game ini, kamu bakal menemukan cerita yang berkembang kompleks dan penuh dengan konspirasi. Semakin dewasa dan bakal membuat kamu penasaran dengan akhir sekaligus indikasi kelanjutannya. Game ini tetap menyajikan gameplay Campaign mode-nya dengan penuh aksi kesan. Misi yang bervariasi dan memberikan kamu aksi-aksi yang cukup membuat kamu merasakan seperti apakah peperangan itu, dimana hal ini merupakan ciri khas dari COD4 sebelumnya hanya saja di MW2 lebih banyak improvisasi2 seperti kita harus menaiki tebing Es, merangkak perlahan2 pada saat sekarat untuk mengambil pistol. atau aksi kejar2an di snowmobile. ceritanya sendiri dibawakan begitu cinematic, tentunya kalian masih ingat ketika di buat tercengang dengan intro cod4 dimana kita dibawa keliling2 kota dalam sebuah mobil, atau pada saat2 menolong seorang teman ketika terjatuh dari heli. Di MW2 ini begitu banyak adegan2 cinematic dan dramatical, yang membuat adrenaline kita tambah naik. Seperti pada saat di gedung putih Black out ketika terkena EMP strike (yg menyebabkan segala perangkat elektrik mati total termasuk red dot pada senjata), dimana kita harus berlari dan berlindung dari jatuhnya heli dan pesawat, hal ini cukup menambah suasana ketegangan



kita akan selalu menjumpai hal2 cinematik yg menegangkan seperti ini.

Misi-misi di game inipun kembali dibawakan dengan kesan yang tampaknya akan membuat kita selalu terbayang2. Seperti salah satu misi Sebagai Roach, kamu bersama dengan Captain MacTavish, mendaki pegunungan es di Rusia yang disajikan dengan cukup dramatisasi lalu menyusup, membuat kekacauan di markas musuh, dan diakhiri dengan melarikan diri menggunakan sebuah snowmobile. Seringkali jg kita harus Melakukan breach dan membabat musuh sekaligus menyelamatkan sandera dalam adegan slow motion (bullet-time). Ada kalanya juga kamu kembali beraksi dari atas helikopter sebelum menyerbu suatu tempat untuk menyelamatkan salah seorang teman. Beberapa misi memang tampaknya seperti mengulang-ulang dari sebelumnya hanya saja dikemas dengan yang lebih baru dan unik. dan masih banyak lagi adegan2 seru dalam single player ini.

Seperti khas COD, selama peperangan kita tidak sendiri, selalu ada pasukan2 yg menemani, dengan AI2 yg lebih baik dari sebelumnya. AI dari teman-teman kamu terhitung cukup baik dan memang berguna untuk mendukung kamu dalam menyingkirkan pasukan musuh. Sama halnya dengan AI musuh-musuh kamu. Mereka cukup aktif melawan selama kamu menghujani mereka dengan peluru. Mereka bisa berpindah tempat dan bahkan melakukan flanking seperti yang biasanya kamu lakukan dengan tim. Satu hal yang cukup berpengaruh pada kali ini adalah pasukan musuh yang kamu hadapi ada habisnya. Berbeda dari sebelumnya yang muncul secara terus-menerus menunggu kamu untuk maju.


Berlindung di balik shield protector ini cukup ampuh menahan serangan2 peluru musuh

Persenjataan Mw2 sama seperti sebelumnya, kamu cukup banyak di beri pilihan senjata yang cukup realistis , Carbine, SMG, rocket launcher, grenade launcher, rifle yg ditambah thermal sensor, dan sejumlah variasi senjata modern lainnya. jika kita pernah menggunakan senjata special “Javelin’ di COD4, di MW2 kita juga dapat menggunakan Predator drone, dimana kita bisa mengendalikan misil yg dijatuhkan dari UAV, senjata ini cukup imba karena sekali lauch mampu membunuh 1-2 squad per area, dan membuat game menjadi lebih mudah, tapi tidak sebegitu mudah karena delay time untuk reload cukup lama. Fitur baru persenjataan yang begitu mengesankan adalah, di MW2 kita bisa menggunakan Dual Pistol dan SMG, (contoh: dual D.Eagle atau Dual Uzi) sayangnya akurasi dari dual weapon ini jadi kacau karena kita tidak bisa aim down sight jadi harus dengan “hip shot”. walau begitu damage menjadi jauh lebih besar. lebih seru lagi di beberapa misi kita bisa menggunakan Shield yg cukup kebal terhadap peluru dan mampu membuat knockdown musuh dengan melee attacknya. Saya sempat menikmati adegan ini dimana sepanjang jalan hanya menggunakan melee attack dengan shield ini..

yes Dual weild Weapon!

Sayangnya gameplay Modern warfare 2 cukup pendek, saya sendiri menamatkannya tidak lebih dari 6jam untuk tingkat kesulitan veteran, dimana terdiri dari 3 act yg terdapat kurang lebih 15 misi. namun hal ini cukup di bayarkan dengan sejumlah mode game lain yaitu “Spec ops dan multiplayer”

Multiplayer
untuk Multiplayer sendiri infinity ward mengimplementasikan IWNet melalui Steam, dimana kita diharuskan memiliki acount steam dan connect ke Steam, dan ini sempat menjadi kecaman oleh para gamer2 lain dimana sudah tidak ada lagi Dedicated server seperti COD4 sebelumnya. Multiplayer online Modern Warfare 2 mempertahankan pengalaman yang sama Unlockable poin dan sistem reward dari Call of Duty 4: Modern Warfare, dengan modus permainan yang mencakup Free-for-all, Search & Destroy, Demolition, Dominasi, Team Deathmatch, dan Capture The Flag. Akan tetapi, Modern Warfare 2 memperkenalkan beberapa fitur baru. Selain dari senjata baru, equipment, dan ‘Perk’ yang sekarang dapat ditingkatkan menjadi “pro version”. Perbedaan yg cukup significant adalah dimana kita bisa mencustimize sendiri Streak Reward, terdapat 15 Jenis streak, di antaranya adalah kemampuan untuk menerima Supply Drop setelah mencapai 4 kill Streak, menggunakan predator drone setelah 5 kill streak, dan memanggil pesawat tempur AC-130 setelah 11 kill streak. selain itu pula Ada juga pilihan 3rd person yang dapat digunakan dalam jenis permainan tertentu untuk multiplayer. Multiplayer mode ini sendiri dibatasi hanya 18 pemain (9vs9), berbeda dengan COD4 yang mampu menampung 50pemain dalam 1 map.

Special Ops
Mode Special ops ini cukup memberikan kejutan tersendiri bagi gamers, mode gameplay ini semacam challenge mode. sangat addictive dan menyenangkan untuk kita mengulang kembali. Spec ops dibagi kedalam 5 group yang berbeda: Alpha, Bravo, Charlie, Delta dan Echo, setiap misi dapat kita mainkan dengan 3 tingkatan kesulitan, setiap menyelesaikan sebuah misi, km akan mendapatkan stars, semakin tinggi tingkat kesulitan semakin banyak stars yg kita dapat.(1 stars untuk regular, 2 untuk hardenend dan 3 untuk veteran). stars point ini digunakan untuk mengunlock misi-misi berikutnya, dimana dibutuhkan 69 bintang untuk mengunlock total dari 23 misi. misi pada special ops ini diambil dari lokasi2 yang bervariasi dari campaign mode, tapi tidak berhubungan dengan cerita utama tentunya. dimana terdapat objective2 tertentu untuk setiap misinya. Spec ops dapat dimainkan solo maupun co-op berdua dengan teman kita. jika kita bermain co-op ada beberapa scenario seperti kita balap2an dengan snowmobile. atau salah satu pemain menggunakan pesawat ac130 sementara pemain yang lain bermain di daratan untuk mengeliminasi sejumlah musuh atau mengcapture daerah. cukup mengesankan dan membuat kita ketagihan untuk mengulang kembali.

Graphic
Dalam hal visual, Modern Warfare 2 jelas memiliki kualitas grafis di atas Call of Duty 4 dan World at War, dengan penekanan kuat pada lingkungan yang komplex, efek cuaca, object yang dpt dirusak, efek ledakan2 dan kerusakan2 yg diakibatkan dari tembakan2 pun sangat mengesankan. MW2 menggunakan Engine IW 4.0 mampu menghasilkan sesuatu yang lebih maksimal lagi dari sebelumnya. Detail yang lebih jelas semakin terkesan menghidupkan berbagai variasi environment yang ada, . Mulai dari suasana markas para tentara AS yang tampak realistis dengan segala aktivitas, environment perkotaan Rio de Janeiro yang tampak padat dengan bangunan-bangunan dan sejumlah tempat lainnya. Kompleksitas dapat kamu temukan menghiasi sepanjang permainan dalam game ini, dengan detail pada efek yang menambah realisasi di dalamnya. Kamu akan merasakan hidupnya suasana AS yang mencekam dalam kekacauan pada saat Gedung Putih tengah di ambang kehancuran pada misi “Second Sun.” secara keseluruhan, peningkatan grafis terasa cukup jelas terlihat dari prekuel ke sekuel kali ini. yang paling terlihat adalah pada saat kita tertembak, Cipratan darah yang cukup pekat seperti darah sesungguhan yg mengalir, membuat anda sulit melihat dan mengganggu kamu untuk menghindari tembakan yang lain, namun Hal ini membuat game ini tampak lebih realistis



Bleeding seperti ini membuat kita kesulitan untuk melihat..
jika bleeding cukup parah, akan membutuhkan waktu agak lama untuk recover kembali.

Sound
Sound dalam MW2 cukup mengesankan dibanding sebelumnya, ada banyak sound efek seperti suara senjata2 yang di rekam ulang untuk mendapatkan hasil suara yang lebih mirip aslinya. selain itu percakapan di sepanjang jalan terhitung cukup responsif tergantun situasi dan posisi km, bahkan kadang2 kita dibuat tertawa dengan celetukan2 team mate kita. hampir mirip dengan sebelumnya tapi kali ini para voice actor MW2 terkesan memberikan keterlibatannya untuk bisa menghidupkan suasana yg cukup mendalam. sound efek ledakan, pesawat, helikopter dikemas agar terdengar lebih hidup ditambah dengan racikan musik oleh Hans Zimmer, kita di buat seakan2 Modern Warfare 2 merupakan sebuah film action.

Minimun Requirements:
OS: Microsoft Windows XP or Windows Vista
Processor: Intel Pentium 4 3.2 GHz or AMD Athlon 64 3200 + processor
or better supported
Memory: 1 GB RAM
Graphics: 256 MB NVIDIA GeForce 6600GT or better or
ATI Radeon 1600XT or better
DirectX ®: Microsoft DirectX (R) 9.0c
Hard Drive: 12GB of free hard drive space
Sound: 100% DirectX 9.0c compatible sound card
Internet: Broadband connection and service required for Multiplayer
Connectivity. Internet Connection required for activation.
Co-op/Multiplayer Hosting: To host Co-op or MP matches, a 2Ghz
dual-core or better processor is recommended.

crysis warhead: the king of the game


Pendahuluan

Crysis 1 dikenal sebagai ikon kemajuan dalam game pc, dalam arti soal kualitas engine grafis yang berada di garda terdepan dari semua engine grafis yang ada di PC. Meskipun CRysis 1 termasuk game kelas atas tapi hasil penjualan dvd game nya yang resmi, jumlah penjualannya secara total ternyata meleset dari prediksi yang di rencanakan oleh EA dan Crytek. Game itu tak selaris atau tak seirama dengan berbagai review yang memberinya peringkat sangat bagus. Pihak Crytek menuding bahwa pembajakan game ini telah mengurangai penjualan CRysis 1. Oleh karena itulah, Crytek merilis kembali sebuah game Crysis yang berkisah paralel dari cerita pertama di Crysis 1, game itu ialah Crysis Warhead. Sistem proteksi Warhead juga dibuat lebih diperketat lagi.

Ceritanya
Psycho, tokoh utama satu-satunya pada game ini, rekannya si Nomad dan Prophet dari Crysis 1, kembali beraksi tuk menjalankan tugas-tugas yang ekstrem, sebagai anggota pasukan khusus, Raptor Team dari USMC. Ia bergerak sendirian untuk menyelidiki dan merebut sebuah kotak kargo yang misterius, dimana kargo itu selalu dibawa dan dijaga ketat oleh tentara Korut, di bawah pimpinan Jenderal Lee, yang berada di pulau Lingshan tersebut. Sebuah pulau yang sama-sama dijadikan latar belakang dalam Crysis 1. Pihak Korut pun tentu tak rela dan tak berdiam diri, diikuti terus menerus oleh Psycho. Apakah isi kotak kargo tersebut???

Kisah cerita utama Warhead berada diantara sesudah level si Nomad menyelamatkan seorang arkelog cewek bersama Psycho dan sebelum si Nomad tiba di US Carrier Ship, di dalam cerita game Crysis 1. Sudut pandang yang ditampilkan dalam setiap adegan cinematik berbentuk mode kamera pihak ketiga, tak seperti si Nomad yang selalu ditampilkan sebagai pihak pertama. Adegan cinematik itu, oleh Crytek dimaksudkan untuk menambah kedalaman jalan cerita yang sebelumnya, pada Crysis 1 dianggap dangkal. Wajah si Pyscho terlihat lebih jelas dan detil, begitu pula dengan sedikit latar belakangnya sebagai anggota Raptor Team.

Perubahan mode kamera dalam adegan cinematik itu, ternyata terasa kurang mengena dalam alur ceritanya tersebut. Salah satu faktornya ialah sifatnya si Psycho itu sendiri, yang digambarkan emosional tapi kurang greget aktingnya. Hal itu terlihat saat ia lebih memilih menyelamatkan seorang prajurit marinir tanpa nama yang berwajah mudah dilupakan daripada menuntaskan misi utamanya. Keberadaan si O’Neil itu, teman dekat si Psycho, jadi hal yang aneh juga. Ia tak ada peranannya satupun dalam Crysis 1, namun ia orang yang lebih penting bagi Psycho dibandingkan si Nomad ataupun si Prophet.


Gameplay

Warhead disebut sebagai sebuah game ekspansion stand alone, artinya sebuah game yang masih berkaitan erat dengan Crysis 1, namun game ini tak mengharuskan gamer untuk terlebih dahulu menginstal dvd game dari Crysis 1. Jumlah level-level peta di dalam dvd game Warhead lebih sedikit 4 level jika dibandingkan Crysis 1, sehingga lama jalan cerita berikut waktu permainannya juga lebih pendek. Walaupun kebutuhan akan space HDD pada Warhead sama saja dengan Crysis 1. Semua hal itu sesuai dengan harga jualnya yang lebih murah USD 20 dibandingkan sebelumnya.

Fitur-fitur baru yang ditambahkan pada ekspansion ini, yang terlihat menyolok ya tentu saja adanya 7 level peta baru beserta sebuah senjata baru yakni dual pistol, dual mini SMG, senapan pelontar granat yang bisa diisi granat EMP, dan PAX Gun. Sebagian musuhnya menggunakan taktik yang lebih pintar. Fitur nano suit yang ada sama saja dengan yang sebelumnya {maximum strength, cloack, speed, armor, weapon} alias kembali seperti dulu. Tempo permainan dalam game ini benar-benar padat akan aksi tembak menembak yang sangat cepat di setiap level nya. Melebihi gaya permainan di Crysis 1 sebelumnya yang cenderung monoton akan aksi seru, begitu menjelang tengah-tengah jalan cerita hingga akhir permainan.

Sersan Sykes atau Pyscho, bebas beraksi dengan metode apapun dalam mensukseskan setiap objektif misinya. Apakah ia mau beraksi dengan menerabas semua halangan secara langsung, atau memakai strategi sembunyi-sembunyi ataupun menggunakan kendaraan-kendaraan yang tersedia di lapangan. Semua cara pendekatan {PDKT} kearah musuh, bebas dipilih oleh Pyscho. Pyscho kadangkala bekerja sama dengan seorang Pilot VTOL, O’Neil, dalam satu level peta tertentu, selebihnya ia beraksi sendirian menghancurkan siapa saja yang menghalanginya. Setiap ia bertempur, selalu dipandu oleh Kapten Emerson, tentara wanita dari US Navy. Beberapa kendaraan baru ditampilkan dalam game ini, terutama pesawat Sukhoi, sayangnya hanya muncul dalam adegan cinematik saja dan tak bisa dikendarai.

Mode ceritanya ya masih linier berikut gameplaynya yang masih berupa semi close ended, alias sifat level-level peta di Warhead bukanlah sandbox level. Game Warhead masih berkisar selesaikan objektif utama dengan cara apapun untuk melanjutkan ke level peta berikutnya, setelah sampai di level berikutnya ya tak bisa balik lagi ke level peta sebelumnya. Hal tersebut sangat diperlukan dalam game ini karena si Pyscho di fokuskan untuk selalu konsisten pada misi utamanya, menyelidiki serta merebut kotak kargo itu dengan segala cara.

Adegan tembak menembaknya digambarkan lebih menyeluruh dan lebih detil, meskipun takkan ada tubuh mayat yang tercerai berai ataupun darah yang muncrat dimana-mana. Tembak-menembaknya terlihat lebih seru daripada seri game sebelumnya. Keasyikan tembak-tembakannya terlihat dari penambahan jumlah musuh, baik dari pasukan militer Korut maupun pasukan robot dari ALien, beserta the Big Bos dan Mini Bos nya yang lebih sering muncul. Apalagi dalam game ini, team Raptor yang berjubah Nano Suit dan pasukan elit Korut yang sama-sama memakai Nano SUit, muncul lebih banyak jumlahnya daripada ketika si Nomad beraksi.

Perubahan sedikit dari mode permainan single player di Warhead, ialah pemberian warna hijau pada 2 jenis senapan serbu utama di game ini, FY71 {FYI} dan SCAR {XM-8}. Warna hijau itu membuat kedua senjata itu terlihat lebih menarik untuk membunuh setiap musuh yang ada dan disimpan terus di dalam inventori si Psycho dibandingkan senjata lainnya. Takkan lagi berupa senjata serba hitam yang bisa menembakkan peluru semata seperti di Crysis 1. PAX Gun, yang berbeda dengan TAC gun, dimana senjata itu dulunya hanya bisa ditembakkan ke titik-titik tertentu saja, kini PAX Gun bisa bebas ditembakkan ke segala sudut musuh. Banyaknya upgrade senjata juga masih sama seperti dahulu.

Kaum Alien yang berupa robot-robot terbang ala cumi-cumi, digambarkan lebih pandai dalam bertempur. Diawali dengen kedatangan beberapa MINi Bos yang lalu mengeluarkan para alien robot cumi-cumi itu yang langsung menyerang PYscho dan teman-temannya. Oh ya pada 1-2 level, si Pyscho ditemani sekelompok prajurit marinir, di level peta lainnya, ia di temani oleh sesama Raptor Team, minus Nomad dan Prophet, tentu saja semua AI team itu bergerak secara otomatis sesuai skenario yang telah ditetapkan.

Petualangan si Pyscho meliputi seting pantai beserta restoran tropis, pelabuhan mini, laut beku, kapal selam nuklir, terowongan bekas pertambangan, pabrik tambang, kereta api, bandar udara, dst. Ketika Psycho ditugaskan untuk mengawal sebuah KA, merupakan satu level yang sedikit lebih menarik dibandingkan desain misi-misi lainnya. Sebab ada adegan kejar-kejaran antar KA yang ditumpangi oleh Psycho maupun oleh tentara Korut. Akhirnya si robot cumi-cumi pun ikut terlibat dalam pertempuran diatas KA itu. Psycho juga ikut mengalami perjalanan di dalam sebuah dunia yang membeku, dimana semuanya berupa es salju gara-gara alien robot itu. Setiap level peta yang ada pun, kini lebih kaya akan berbagai binatang yang menarik. Mode kesulitan dalam game ini tetap berjumlah empat, keistimewaannya masih sama seperti sebelumnya. Kecuali untuk Jenderal Lee, yang bisa dwibahasa, Korea-Inggris.

Grafis
Graphic pada Warhead ini –out_of_the_box- serasa lebih diberi “enhance” dibandingkan Crysis. Penulis bicara tentang factory preset ya, tidak bicara mod di sini.

Bukan loncatan special, tapi di Warhead bisa dijumpai kalau:
- Texture lebih nyoooz (baik karakter dan object, inilah yang membikin Warhead butuh 4GB di Enthusiast detail)
- Layer fog baru yang memungkinkan object di kejauhan seperti fake “auto” DoF
- Efek shader pada karakter yang memungkinkan persenjataan kita membeku di level yang berbau “Frozen”
- Efek air yang di“enhance”, terlihat jelas di aliran sungai
- Parallax Occlusion Maping yang makin “jitu” … jalanan yang gravel itu makin detail saja (in Javanese: dalane mblethok-blethok)
- Particle asap dan ledakan (ya, terutama ledakan) yang makin Hollywood
- etc …

Simply … graphic di Warhead adalah mahakarya real time rendering di dunia game yang mungkin bikin para developer lain pusiiing nyaingin Cry Engine 2 . . . . . 100%! Freakin’ awesome.

Ada “price you gotta pay” untuk menikmati detail Warhead tertinggi, selain VGA, RAM untuk Enthusiast detail itu mutlak butuh 4GB –demi kelancaran gamer bermain. Tapi jangan khawatir, Crytek tetap ingin game-nya ini dinikmati semua kalangan, penulis akui Crytek benar-benar, gentleman, tidak seperti Fifa Series-nya EA yang memotong semua detail grafis agar bisa dimainkan di PC Mid-Low, namun Crytek di sini memberikan sebuah kosakata baru untuk menikmati experience di Warhead. Dengan cara demikian, penulis yakin kaum PC geek akan lebih menghargai karya Crytek akan potensi Cry Engine 2 tersebut.

Gamer bisa menyesuaikan dengan spek masing-masing, dengan memilih opsi grafis,physic dan system yang telah disediakan:
- PERFORMANCE (Minimum detail, SM1.0 required)
- MAINSTREAM (Medium detail, … disini Crytek membidik 3650, 8600GT, 4670, etc)
- GAMER (High detail … SM3.0 required)
- ENTHUSIAST (Very High detail … sebaiknya disini menggunakan dual VGA dan quad RAM)

Di tiap detail bisa dijalankan dengan mode DX9, ato DX10 (Vista only). Tergantung gamer ingin memakai yang mana, tapi bahwa render DX9 itu jauh lebih cepat dariapda render DX10.

Apakah Warhead ini lebih berat daripada Crysis? Pertanyaan yang sering terlintas sebelum gamer berkesempatan mencoba Warhead ini … jawabannya ada 2, Ya dan Tidak.
- Warhead Enthusiast detail lebih berat daripada Crysis Very High detail
- Warhead Gamer detail lebih ringan daripada Crysis High detail

Sound
Audio quality pada Warhead ini secara general adalah sama dengan Crysis. Detail suara shot-gun, ledakan, debur ombak, grenade, langkah-langkah, etc. Namun pada voice actor dan dialog-dialog pendukung cerita tampak lebih luwes di Warhead daripada Crysis. Hal ini sekilas membikin Warhead seperti mempunyai cerita lebih dalam. Lalu penulis menghighlight sangat lebih yakni di Music.

Yep, Music Warhead ini berasa “Hollywood” banget. Terlebih disaat Psycho baku hantam, tabuhan genderang riuh rendah, perkusi-perkusi traditional, tong-tong ditabuh bikin adrenalin penulis sedikit lebih terpacu di sini. Hey man! Gamer tidak sedang di Afrika kan? LoL … Seiring usainya perkelahian, maka music itu akan fade-out dengan sempurna bersamaan dengan kita menarik nafas lega, fiuuuh. Entah Eno Netral ato Mike Portnoy Dream Theater yang menyajikan rhytmis itu? LoL, yang jelas hal ini tidak penulis jumpai pada Nomad yang lalu.

Penutup
Indahnya pemandangan di Warhead, cukup dilukiskan dengan sebuah kalimat sederhana, ‘bagaikan melihat foto’, benar-benar realistis. Efek cuaca yang baru ialah adanya hujan air alias hujan biasa tetapi indah dipandang, yang membasahi pulau tropis itu. Tak perlu diragukan lagi, kualitas audio suaranya di berbagai sisi, benar-benar bagus dan mengasyikkan. Jalan cerita Warhead memang lebih pendek, lama bermain juga sangat singkat, tapi setiap level peta dipenuhi oleh berbagai adegan tembak menembak yang sangat seru. Unsur aksi nya benar-benar lebih menarik, seperti memainkan game aksi COD 4. Semuanya dipadukan menjadi satu game action shooter yang OK dan Mantap.

REQUIRED SYSTEM SPECIFICATIONS:
OS: Windows XP with Service Pack 2 or Windows Vista
Windows XP:
· CPU: Intel P4 2.8 GHz / AMD Athlon 2800+ / Intel Core 2 Duo 2.0 GHz or higher
· RAM: 1.0 GB
· Hard Drive: 12 GB or more of free space
· Video: NVIDIA 6800 GT 256 MB / ATI 9800 Pro 256 MB or better
· Sound: DirectX 9.0c compatible sound card

Windows Vista:
· CPU: Intel P4 3.2 GHz / AMD Athlon 3200+ / Intel Core 2 Duo 2.2 GHz or higher
· RAM: 1.5 GB
· Hard Drive: 12 GB or more of free space
· Video: NVIDIA 6800 GT 256 MB / ATI X800 Pro 256 MB or better
· Sound: DirectX 9.0c compatible sound card

Important: Please ensure that you have Windows Vista Hotfix
“Windows6.0-KB940105-x86″ installed.

Note: The following cards are below minimum system requirements:
nVidia 7100 series, 7200 series, 7300 series, 7500 series, 7600 GS,
8300 GS, 8400 GS, 8500 GT, ATI X1300, X1550.

Note: While you will be able to play Crysis Warhead with the specifications
above, play experience may improve if you have additional RAM, a
faster CPU or a better graphic card. Please refer to the section on
Optimizing Graphical Performance in this ReadMe file for more
information.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!